Tips Sehat Dokter Saraf untuk Pemudik Nataru
Perjalanan panjang saat mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) sering membuat tubuh pegal, lelah, bahkan memicu masalah saraf seperti nyeri punggung https://futbollibreusa.org/ atau kesemutan. Agar momen liburan tetap menyenangkan, dokter saraf memberikan sejumlah tips efektif untuk mengurangi risiko pegal-pegal dan masalah saraf selama perjalanan.
Persiapan Fisik Sebelum Berangkat
Sebelum berangkat mudik, tubuh harus dalam kondisi prima. Dokter saraf menyarankan pemudik untuk melakukan peregangan ringan dan olahraga sederhana seperti jalan cepat, stretching otot punggung, leher, dan kaki. Aktivitas ini membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi risiko kram selama perjalanan.
Selain itu, cukup tidur malam sebelum keberangkatan juga penting. Kurang tidur membuat otot dan saraf lebih slot gacor gampang menang mudah tegang. Konsumsi makanan sehat dan hindari terlalu banyak kafein atau gula tinggi agar tubuh lebih stabil dan tidak cepat lelah.
Posisi Duduk yang Benar Saat Perjalanan
Duduk terlalu lama menjadi penyebab utama pegal dan nyeri saraf, terutama pada punggung dan leher. Menurut dokter saraf, pemudik sebaiknya memilih posisi duduk yang mendukung postur tubuh alami. Sandaran kursi harus tegak, jangan membungkuk terlalu jauh ke depan, dan usahakan kaki menapak rata di lantai atau pijakan.
Gunakan bantal leher untuk mendukung posisi kepala dan hindari memutar leher terlalu lama. Jika menggunakan mobil pribadi, beri jeda setiap 1–2 jam untuk berdiri, berjalan sebentar, dan melakukan peregangan ringan.
Perhatikan Posisi Bagasi dan Barang Bawaan
Mengangkat atau membawa barang berat dengan posisi salah dapat menimbulkan cedera saraf, terutama pada punggung dan bahu. Dokter saraf menekankan agar pemudik menggunakan koper roda atau tas punggung ergonomis yang seimbang.
Jika harus mengangkat barang, tekuk lutut dan gunakan kekuatan kaki, bukan punggung. Hindari membungkuk dengan punggung lurus saat mengangkat, karena posisi ini meningkatkan risiko cedera saraf.
Minum Air Putih Secara Teratur
Dehidrasi dapat memperburuk nyeri otot dan saraf. Selama perjalanan panjang, pemudik sering lupa minum air. Dokter saraf menyarankan membawa botol minum sendiri dan konsumsi air putih secara rutin.
Selain itu, konsumsi makanan kaya elektrolit seperti buah-buahan segar membantu tubuh tetap fit dan mengurangi pegal. Hindari terlalu banyak minuman berkafein atau beralkohol karena bisa membuat tubuh lebih cepat lelah dan otot lebih tegang.
Lakukan Peregangan Ringan Saat Berhenti
Setiap pemberhentian selama perjalanan menjadi kesempatan bagus untuk meregangkan otot. Peregangan sederhana seperti memutar bahu, membungkuk perlahan, atau mengangkat kaki dapat meningkatkan aliran darah dan mencegah pegal.
Jika perjalanan menggunakan kendaraan umum, pemudik bisa melakukan peregangan ringan di ruang tunggu atau koridor saat transit. Aktivitas singkat ini terbukti membantu mencegah nyeri saraf jangka panjang.
Kesimpulan
Mudik Nataru tidak harus membuat tubuh pegal dan saraf tegang. Dengan persiapan fisik, posisi duduk yang benar, pengelolaan barang bawaan, hidrasi yang cukup, dan peregangan rutin, risiko nyeri saraf bisa diminimalkan. Mengikuti tips dari dokter saraf ini membuat perjalanan lebih nyaman, sehat, dan tetap menyenangkan.